Affiliate Marketing yang Kini Menjadi Trend di Internet Marketer

0
125 views
Affiliate Marketing

Di tengah maraknya pelaku internet marketer dan kegiatan internet marketing, ada satu model bisnis yang kini diminati karena mudah untuk dilakukan yaitu affiliate marketing.

Dari sistem affiliate marketing, pelaku internet marketer akan dengan mudah mendapatkan passive income. Tentu hal tersebut tidak instan. Perlu ada proses yang dibentuk oleh pelaku internet marketer agar mendapatkan passive income tersebut.

Semakin menarik membahas model bisnis ini?

Yuk simak sampai tuntas inilah sistem affiliate marketing dan langkah-langkah yang harus dipersiapkan oleh para affiliate marketer.

Apa itu affiliate marketing?

Sadarkah Anda bahwa sebenarnya di dalam kehidupan sehari-hari kita sudah menerapkan sistem affiliate marketing ini.

Contohnya ketika kita merekomendasikan sebuah produk atau jasa kepada orang lain. Katakanlah Anda baru menghampiri sebuah restaurant yang makanannya nikmat.

Kenikmatan itu ingin Anda bagikan kepada teman-teman Anda sehingga Anda menceritakan kesan nikmat tersebut kepada mereka dan merekomendasikan restaurant tersebut.

Alhasil merekapun ikut makan di restaurant tersebut.

Nah itulah sistem affiliate marketing. Sayangya, Anda tidak dibayar oleh restaurant tersebut kan?

Contoh lain yang memberikan Anda komisi tetapi masih dengan sistem tradisional adalah dengan sistem member get member.

Sistem ini sering digunakan oleh bisnis jasa bimbel. Mereka akan menawarkan komisi atau potongan harga kepada siswa yang merekomendasikan siswa lain untuk bergabung di bimber tersebut.

Lalu, bagaimana sistem affiliate marketing modern saat ini?

Banyak yang menyebutkan bahwa affiliate marketing saat ini adalah jualan dengan cara nyebar link. Yap, memang sistem affiliasi sekarang dibuat dengan link yang dikhususkan untuk para affiliate marketer.

Link yang dimiliki si A akan berbeda dengan link yang dimiliki si B.

Mengapa demikian?

Karena ini akan men-capture darimana asalnya pembelian tersebut. Dengan demikian seseorang yang membeli sebuah produk dari link tersebut maka si pemilik link akan mendapatkan komisi.

Gampangnya gini deh, misal si A sebar link ke banyak group. Kemudian ada si C yang tertarik untuk membeli dan mengklik link yang disebar oleh si A.

Ketika si C melakukan pembelian maka si A yang memiliki link tersebut akan mendapatkan komisi.

Mudah, kan? Ya begitulah gambaran sistem dari affiliate marketing.

Selain mudah, ada beberapa alasan mengapa sistem ini diadopsi. Yuk simak alasan-alasannya.

Baca Juga: Lean Startup (Metode Membangun Startup yang Tervalidasi Pasar)

Affiliate Marketing
sumber: geruna.id

Mengapa Pakai Affiliate Marketing?

Pertama, waktunya fleksibel. Yap, pada sistem affiliate marketing Anda tidak dituntut waktu pengerjaan sebagaimana ketika Anda bekerja di kantor.

Kalau Anda di kantor pasti dituntut adanya jam kerja. Misal jam 09.00-17.00 WIB. Nah, kalau Anda bermain di affiliate marketing, waktu Anda yang setting sendiri.

Kedua, tidak perlu mikirin stok produk. Tugas Anda cuma promosi doang kok. Tidak perlu memikirkan dimana harus naro produk ataupun tersisa berapa produk tersebut karena itu urusan si pemilik produk.

Bahkan bahasa periklanan atau copywritingnya pun Anda tidak perlu memusingkannya. Karena biasanya ketika Anda sebar link, si calon customer akan dibawa ke halaman penjualan yang disitu sudah dijelaskan product knowledge-nya dan copywritingnya.

Ketiga, modal minim. Alasan selanjutnya adalah karena sistem ini tidak banyak memerlukan modal. Bahkan bisa dikatakan di beberapa produk yang bisa diafiliasikan, Anda tidak perlu mengeluarkan modal secuil pun.

Tinggal daftar saja sebagai affiliate, dapatkan linknya dan Anda tinggal sebarkan. Ya paling modal internet aja sih. Tapi ada juga produk yang bila Anda ingin affiliasikan maka Anda harus memiliki produk itu dulu. Artinya Anda harus bayar dulu baru bisa melakukan affiliasi.

Keempat, peluang mendapatkan passive income. Nah, alasan yang satu ini tentunya sangat menggiurkan.

Karena dengan sistem affiliasi Anda tinggal naro link dan bila terjadi pembelian terus menerus melalui link tersebut maka Anda akan mendapatkan passive income.

Wah, enak kan diam di rumah dan duit ngalir hehe. Bahkan ada juga yang apabila si pembeli melakukan pembelian lagi meski tidak melalui link tersebut Anda tetap dapat income selama si pembeli tidak menghapus coockies di webnya.

Kelima, mengasah skill baru. Skill apa yang diasah? Ya tentunya skill internet marketing. Nah, Anda bisa belajar sistem ini dengan mengikuti workshop ataupun e-course para mastah internet marketer.

Karena tidak hanya cara organik seperti sebar link, untuk mempercepat terjadinya pembelian Anda bisa menggunakan cara periklanan.

Langkah-Langkahnya

Nah, kita sudah membahas definisi affiliate marketing dan alasannya. Sekarang kita masuk ke bagian tahap-tahap yang harus dilakukan ketika Anda ingin memulai sistem ini.

Pertama, tentukan niche. Pastikan Anda mempromosikan produk yang Anda ketahui pasarnya siapa dan Anda bisa mengakses pasar tersebut.

Katakanlah Anda ingin menggunakan cara organik untuk sistem ini yaitu hanya menyerbarkan link ke group-group whatsapp misalkan. Maka pastikan group Anda berisi pasar yang sesuai dengan produk yang Anda akan rekomendasikan.

Misal, Anda mengaffiliasikan produk mainan anak maka Anda harus setidaknya berada pada group yang isinya ibu-ibu atau bapak-bapak yang memiliki Anak karena pasti mereka yang akan membelinya.

Tidak mungkin kan Anda merekomendasikan produk tersebut ke group SMA kecuali kalau teman-teman Anda sudah pada punya anak.

Kedua, bangun edukasi. Mudah bukan berarti instan kan? Ya dalam memasarkan produk affiliasi Anda perlu membangun edukasi terlebih dahulu kepada market yang akan Anda tuju.

Bisa dengan Anda membuat “kolam”nya terlebih dahulu atau melalui group yang sudah ada. Membangun kolam misalkan Anda ingin menjual produk mainan anak.

Nah, Anda bisa tuh buat group yang nantinya Anda akan isi dengan materi-materi tentang pendidikan anak. Nah, terus isi materi yang bermanfaat sampai mereka loyal kepada Anda dan disitulah Anda mulai menawarkan produk mainan anak tersebut.

Tapi usahakan soft selling ya karena pembeli biasanya tidak ingin merasa dijuali tapi lebih ingin ditawarkan solusi. Disinilah ilmu copywriting bermain.

Ketiga, buat website. Ini sebenarnya opsional tapi bagi Anda yang ingin bisa mendapatkan passive income maka membangun website menjadi penting.

Karena dengan website Anda akan berupaya untuk meningkatkan traffic dengan membangun edukasi melalui artikel yang Anda tulis di website Anda. Di dalam website bisa Anda cantumkan banner yang berisi link yang menuju ke produk yang Anda referensikan.

Lagi-lagi ini opsional tetapi bisa memberikan efek yang mantab.

Baca Juga: Marketing Mix 7P

Affiliate Marketing
sumber: ratakan.com

Dimana Tempat Untuk Daftar Affiliasi?

Nah, kalau bicara soal tempat daftar affiliasi sebenarnya ada banyak tergantung produk apa yang Anda ingin affiliasikan.

Contoh kalau produk baju, Anda bisa mendaftar ke affiliasi dari bloopendorse. Kemudian kalau produknya beraneka ragam, Anda bisa daftar menjadi affiliasi tokopedia.

Kalau Anda ingin bermain di ranah internasional maka Anda bisa mendaftar menjadi affiliasi amazon.

Perlu Anda ketahui bahwa kebanyakan produk affiliasi adalah produk digital. Anda akan menemukan banyak internet marketer yang menjual produk digital seperti ebook, ecourse, template dan plugin juga menawarkan sistem affiliasi.

Nah, kalau untuk produk digital, Anda bisa mengunjungi ratakan. Karena disitu adalah marketplace produk digital. Anda bisa mendaftar sebagai affiliasi dan pilih produk digital yang Anda akan affiliasikan.

Dapatkan linknya, pasang bannernya di website Anda (bila perlu) dan berjualanlah.

Mudah, kan?

Baca Juga: Email Marketing Sebuah Panduan Lengkap untuk Meningkatkan Konversi Penjualan

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang affiliate marketing yang perlu Anda ketahui. Intinya memang model bisnis ini mudah tetapi tidak instan. Anda perlu proses untuk membangun sistem affiliasi yang ajib dan menghasilkan.

Ikuti langkah-langkahnya dengan tepat dan belajarlah pada mastah internet marketer seperti Dewa Eka Prayoga, Andrie Andropia, Adhitya, Rico Huang dan sebagainya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan silahkan untuk disebarkan seluas-luasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here