3 Steps Profit Framework yang Memberikan Dampak ke Income Anda

0
41 views

Setiap bisnis yang dibangun pasti pada akhirnya bertujuan untuk mendapatkan profit sebanyak-banyaknya. Namun, bila Anda tidak mengetahui 3 steps profit framework ini maka akan sulit bagi bisnis Anda mendapatkan penghasilan.

Lalu, apa sih 3 steps profit framework itu?

Konsep ini dikemukakan oleh Denny Santoso dalam video youtubenya. Silahkan lihat dibawah ini.

Dengan memahami ketiga langkah tersebut maka Anda akan sangat cepat untuk mendapatkan profit dari bisnis online yang sedang atau akan Anda jalankan.

Nah, kembali ke pertanyaan lantas apa 3 langkah profit framework tersebut?

Baca Juga: Perbedaan Branding, Marketing, dan Selling

3 Steps Profit Framework
Sumber: Empathy Rooms

Creating The Why

Banyak orang salah langkah ketika hendak memasarkan produknya. Ia mulai dengan memasarkan “apa produknya”. Seharusnya yang ia lakukan adalah membuat Why orang ingin membeli produk Anda.

Ketika Anda telah mendeskripsikan secara detail Why nya maka akan sangat mudah bagi Anda mendapatkan seorang pembeli.

Bahkan bagi mereka yang sebenarnya tidak ada niatan membeli produk Anda, mereka akan tertarik membeli karena telah memahami why-nya.

Misal, Anda ingin menjual produk berupa microphone. Jangan Anda langsung jual , “ini ada microphone bagus nih, harga Rp500.000, Anda tertarik untuk beli?”

Kalau Anda langsung jual seperti itu dapat dipastikan akan terjadi banyak penolakan. Ya, karena pada dasarnya kodrat manusia tidak ingin “dijualkan”.

Lain cerita bila Anda menciptakan why dari microphone tersebut.

Contohnya, “Bila Anda ingin menjadi youtuber yang profesional salah satu yang perlu Anda perhatikan adalah kualitas video dan suara, suara yang jernih akan memberikan kesan nyaman di telinga pendengar.

Nah, Anda bisa memaksimalkan kejernihan suara untuk video youtube Anda dengan menggunakan microphone ini.”

Jelas ya? Beda kan sama contoh pertama? Yap, Pada contoh kedua yang saya sampaikan, ada why di sana. Yaitu untuk menjadi youtuber yang profesional.

“Saya menanamkan why untuk produk saya yaitu produk saya bagus dan murah”.

Oke, ini juga perlu diperhatikan. Bagus dan murah itu tidak bisa dijadikan why. Karena, kalau sekedar murah produk Anda akan dibandingkan dengan produk lainnya. Begitupun kalau Anda bilang bagus.

Selain itu, bila Anda mengatakan murah, itu tidak akan menguatkan orang untuk beli. Misal, Anda jual ke saya sebuah bantal dengan harga Rp1000. Ya, Anda mau jual berapapun kalau saya tidak tahu buat apa saya beli bantal itu alias kenapa saya harus beli itu ya tidak akan saya beli. Oke, sampai sini paham ya?

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis dar Nol Tanpa Modal untuk Pemula

profit framework
sumber: eurodiaconia

Show the How Sell the What

Ketika seseorang sudah Anda giring untuk menemukan why-nya maka langkah selanjutnya adalah membangun edukasi kepada mereka.

Yap, Anda perlu memberikan langkah-langkahnya seperti apa. Ini sama seperti konsep dari Kang Dewa Eka Prayoga yaitu sharing-sharing dahulu selling-selling kemudian.

Misal, ketika Anda menjual microphone maka Anda perlu mengedukasi market Anda kenapa penting memiliki microphone.

Anda bisa dari why yang tadi yaitu menjadi youtuber profesional.

Kemudian Anda jelaskan langkah-langkahnya seperti:

  1. Menyiapkan konten yang bagus.
  2. Mempersiapkan tools yang berkualitas.
  3. Tools yang dibutuhkan youtuber: Kamera, mic, lighting.
  4. Kriteria mic yang bagus.
  5. Mic yang harus dihindari.
  6. dan seterusnya.

Sampai di akhir Anda jual, “Nah, kalau Anda ingin memiliki mic yang berkualits tersebut maka Anda bisa menggunakan mic ini”.

Oke, sampai sini paham ya?

Profit Framework
sumber: medium

Sell the How Show the Dream

Step terakhir dalam profit framework adalah sell the how dan show the dream. Nah, kalau Anda sadar inilah strategi yang digunakan oleh sekolah.

Mereka memberikan mimpi “menjadi sesuatu”. Misal, sekolah kedokteran menunjukkan mimpi bahwa ketika ikut sekolah tersebut bisa menjadi dokter.

Atau les-les seperti musik, maka orang yang berhasil mengikuti les tersebut bisa menjadi musisi. Nah, setelah mimpi itu ditunjukkan maka how-nya yang dijual.

Langkah ini juga digunakan oleh para pemilik kursus online. How untuk menjadi pebisnis online, internet marketer dan sebagainya menjadi “bahan jualan” mereka.

Baca Juga: Bisnis Custom yang Menjadi Pilihan Anak Muda Zaman Sekarang

Penutup

Nah itulah 3 steps profit framework yang dijelaskan oleh Coach Denny Santoso. Anda bisa menyimak video youtubenya untuk mendengarkan penjelasan lebih lanjut dari beliau.

Dengan memahami framework tersebut maka Anda akan sangat mudah menentukan alur untuk mendapatkan profit dari bisnis yang Anda jalankan.

Jika Anda tertarik dengan konten bisnis seperti ini, Anda bisa juga melihat tulisan lainnya diĀ Topik Bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here