Perbedaan Marketing, Branding, dan Selling yang Perlu Anda Ketahui

1
49 views

Pasti Anda tidak asing dengan kata marketing, branding dan selling. Tapi tahukah Anda apa perbedaan Marketing, Branding dan Selling?

Ketiga elemen ini amat penting untuk meningkatkan penjualan. Bila Anda sekarang sedang fokus membangun bisnis, maka Anda perlu membangun ketiga elemen ini.

Kalau kita persingkat perbedaan antara marketing, branding dan selling adalah seperti ini. Marketing fokus kepada membuat orang yang tadinya tidak tahu menjadi tahu dan akhirnya menjadi yakin.

Selling membuat orang akhirnya menjadi closing. Adapun branding adalah membuat orang yang tadinya sudah membeli mempertahankan pembeliannya.

Masih belum paham? Yuk kita bahas lebih dalam lagi.

Baca Juga: Mengatur Keuangan Menjadi Penting Terutama Saat Pandemi

Perbedaan branding marketing selling
sumber: Northem Iniatives

Marketing

Sering orang salah paham bahwa marketing sama dengan selling. Padahal kedua hal ini berbeda. Marketing fokus untuk menciptakan demand atau permintaan.

Yap, ia bertugas untuk mendapatkan pasar dari produk yang dijual. Di sinilah ia bermain dalam hal strategis dan teknis.

Ia harus mampu menyampaikan value dari produk agar sampai ke konsumen. Polanya adalah seperti ini.

Tidak tahu menjadi tahu, tahu menjadi kenal, kenal menjadi suka, suka menjadi tertarik, tertarik menjadi naksir dan naksir menjadi yakin.

Cukup? Yap cukup pada tahap yakin. Sisanya adalah tugas orang selling untuk membuat orang tersebut terkonversi menjadi pembeli.

Marketing bisa dibilang lebih rumit ketimbang selling. Ia perlu terbagi ke dalam beberapa lini. Ada bagian digital marketing (inipun masih harus dibagi lagi), ada bagian marketing relation dan lainnya sesuai kebutuhan perusahaan.

Selling

Tahap setelah marketing adalah proses selling. Ialah yang membuat customer yang sudah tertarik berakhir pada pembelian.

Artinya goal dari selling adalah terjadinya closing. Teknik-teknik selling pun bisa bermacam-macam, ada yang disebut cover selling (teknik menjual yang seakan-akan tidak menjual), soft selling, ataupun hypnoselling.

Selling juga seringkali ditugaskan kepada customer service. Itulah kenapa ada pelatihan service excellent ataupun CS Ninja yang diselenggarakan oleh Billionaire Coach.

Tujuannya tentu untuk membuat para CS handal dalam melayani customer.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis dari Nol tanpa Modal untuk Pemula

Perbedaan branding marketing selling
sumber: forbes

Branding

Branding adalah bagian selanjutnya dari penjualan. Ia bertujuan untuk mengaktivasi benak market agar loyal menjadi customer.

Apa itu customer? Customer adalah pelanggan. Yang namanya pelanggan artinya dia sudah berlangganan yang artinya ia membeli tidak hanya sekali.

Tahap untuk menjadi customer diawali dari menjadi buyer. Mengubah buyer menjadi customer inilah tugas para brand maker.

Bagaimana caranya market selalu mengasosiasikan kebutuhan untuk membeli produk selalu ke brand Anda. Misal, kalau mau beli air minum maka brand yang dipilih adalah aqua. Kalau mau jasa digital marketing brandnya ke Octaseed.

Mau belajar ekonomi islam, brand yang dipilih adalah Maslahah Academy. Mau beli produk ayam potong, brand yang dipilih adalah potong ayam.

Kebayang kan, ya? Nah, bila brand Anda sudah kuat maka market akan loyal kepada Anda sehingga repeat order akan tinggi. Alhasil omset Anda akan terus meningkat.

Perbedaan marketing,branding dan selling juga dibahas oleh pakar selling yaitu Dewa Eka Prayoga pada video berikut ini.

Baca Juga: Influencer Marketing Menggunakan Sociabuzz lebih Efektif

Penutup

Nah itulah perbedaan antara branding, marketing dan selling yang perlu Anda ketahui. Hati-hati, karena seringkali terjadi kerancuan terkait pengertian ketiga elemen itu.

Semoga artikel ini bermanfaat dan silahkan Anda sebarkan seluas-luasnya agar informasi ini bisa bermanfaat lebih luas.

Jika Anda tertarik dengan konten bisnis seperti ini, Anda bisa juga melihat tulisan lainnya diĀ Topik Bisnis.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here