Contoh Investasi Syariah yang Bisa Anda Coba 2020

0
95 views
3 contoh investasi syariah

Contoh investasi syariah yang bisa Anda coba 2020 – salah satu sarana untuk mendapatkan penghasilan tambahan adalah dengan melakukan investasi.

Anda mungkin tidak asing dengan istilah ini. Yap, bagi mereka yang memiliki kelebihan dana pasti memiliki dua pilihan dalam mengambil keputusan penggunaan dananya.

Antara tetap melakukan konsumsi atau menggunakannya untuk tabungan/investasi. Namun, bila uang dibiarkan terus untuk digunakan dalam rangka konsumsi pasti lambat laun habis juga.

Begitupun ketika Anda memutuskan untuk menabung. Kondisi tabungan Anda saat ini dan yang akan datang tetap tidak akan bertambah karena meskipun bunganya terlihat tinggi tapi itu hanya kamuflase dikarenakan adanya inflasi.

Jadi apa pilihan terbaik?

Yap, pilihan terbaik dalam kondisi tersebut adalah dengan melakukan investasi. Saat ini investasi terbagi menjadi dua sistem yaitu investasi konvensional dan investasi syariah.

Bedanya apa? Salah satu perbedaan yang fundamental adalah akad yang diterapkan di dalamnya. Bila investasi konvensional mengacu pada bunga sedangkan syariah mengacu pada skema bagi hasil.

Bagi muslim, investasi syariah adalah pilihan terbaik karena bunga adalah riba yang diharamkan dalam ajaran Islam. Selain itu, investasi syariah juga memiliki keunggulan dari sisi transparansi serta unit usaha yang jelas sesuai dengan kaidah syariah.

Nah, bila Anda juga tertarik dengan jenis investasi yang satu ini, yuk kita bahas 3 contoh investasi syariah yang bisa Anda coba khususnya di tahun 2020 ini.

Baca Juga: 4 Jenis Investasi Online ini Cocok untuk Milenial

contoh investasi syariah
sumber: unsplash

Reksadana Syariah

Contoh investasi syariah yang satu ini bisa Anda coba sebagai pemula. Reksadana Syariah adalah jenis investasi dimana Anda menyerahkan uangnya ke manajer investasi.

Dari manajer investasi, uang Anda akan diputarkan ke portofolio aset yang memang memberikan keuntungan yang terbaik untuk Anda.

Tentunya, portofolio aset yang dipilih adalah yang sesuai dengan kaidah syariah.

Penguatan diperbolehkannya reksadana syariah tercantum pada fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) No. 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang pedoman pelaksanaan investasi untuk reksadana syariah.

Mengapa bisa untuk pemula? Yap karena Anda bisa mulai investasi di sini dengan nominal minimal Rp100.000.

Murah, kan? Terlebih investasi ini memiliki risiko yang kecil dikarenakan uang Anda dikelola langsung oleh manajer investasi. Ya tapi karena risikonya kecil maka timbal hasilnya juga kecil, sebagaimana prinsip investasi high risk high return.

contoh investasi syariah
sumber: unsplash

Sukuk Ritel

Sukuk ritel adalah jenis investasi yang sedang populer saat-saat ini khususnya di industri keuangan syariah.

Anda bisa berinvestasi sambil berkontribusi dalam pembangunan negara. Hal ini dikarenakan, investasi yang masuk pada jenis ini akan digunakan untuk proyek pembangunan infrastruktur negara.

Bagi Anda yang memiliki dana yang cukup besar, maka Anda bisa coba investasi ini. Imbal hasilnya pun cukup menggiurkan.

Ia menggunakan sistem imbalan mengambang dengan nilai yang cukup besar yaitu sekitar 8,3 % per tahunnya. Mengapa mengambang?

Karena ia mengacu pada BI 7 Days Reserve repo rate yang setiap sebulan sekali berubah.

Anda bisa mulai investasi pada jenis ini dengan nominal Rp1.000.000,-

Baca Juga: Mengatur Keuangan Saat Pandemi Menjadi Penting Sebelum Terlambat

Contoh Investasi Syariah
sumber: unsplash

Peer to Peer Lending Syariah

Tidak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi memberikan banyak kemajuan terutama pada sektor keuangan. Sistem investasi kini masuk pada era yang mudah, murah, aman dan menguntungkan.

Salah satu jenis investasi yang muncul pada era saat ini adalah peer to peer lending. Ia muncul sebagai salah satu perwujudan bisnis model dari perusahaan financial technology.

Peer to peer lending pada skema intinya adalah mempertemukan orang yang membutuhkan uang dengan orang yang memiliki kelebihan dana.

Adapun peer to peer lending syariah juga mempertemukan kedua unsur namun tidak langsung dengan uang namun dengan perantara.

Biasanya berupa barang (akad murabahah) atau bila menggunakan uangpun akadnya adalah mudharabah (kerjasama bisnis).

Salah satu peer to peer lending syariah yang bisa Anda coba adalah Qazwa. Ia adalah perusahaan fintech syariah yang fokus pada pembiayaan UMKM.

Anda bisa coba mulai investasi di sini dikarenakan Anda cukup mengerluarkan uang minimal Rp5000 untuk bisa langsung investasi.

Durasi imbal hasilnya pun terbilang cepat yaitu paling cepat 2 minggu. Asyik, kan?

Perusahaan fintech syariah yang lain yang bisa Anda coba juga untuk mulai investasi antara lain alami, dana syariah, Ammana dan masih banyak lagi. Anda bisa cek di sini.

Baca Juga: Perbedaan Marketing, Branding, Selling yang Perlu Anda Ketahui

Penutup

Oke itulah 3 contoh investasi syariah yang bisa Anda coba di tahun 2020 ini. Yuk mulai untuk investasi karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir.

Setidaknya Anda punya cukup uang untuk bisa bertahan sampai waktu yang cukup panjang. Bila uang terbatas, maka Anda bisa mengatur kembali pola pengeluaran agar tidak habis termakan oleh konsumsi.

Jika Anda tertarik dengan konten keuangan seperti ini, Anda bisa juga melihat tulisan lainnya diĀ Topik Finance.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here