The Law of 33%: Rumus Hidup Pribadi dan Bisnis Lebih Cemerlang

0
86 views
the law of 33%

Hukum 33% atau The law of 33% adalah sebuah rumusan yang disampaikan oleh Tai Lopez di dalam acara TedX.

Dalam acara tersebut, beliau memberikan penjelasan bahwa dalam perjalanan hidup kita harus dibagi menjadi 3 hal.

Pendapatnya tersebut sebenarnya bisa kamu lihat selengkapnya di Channel youtube TedX dengan judul: “Why I read a book a day (and why you should too): the law of 33% | Tai Lopez | TEDxUBIWiltz”.

Kamu bisa melihat video lengkapnya di sini:

sumber: youtube (TEDx)

Oke kembali ke topik the law of 33%. Jadi Tai Lopez menjelaskan bahwa hidup kita harus dibagi ke dalam 3 area pergaulan.

Pertama, bersama orang yang levelnya berada di bawah kita.

Kedua, bersama dengan teman yang selevel.

Ketiga, bersama dengan orang yang levelnya di atas kita atau biasa disebut mentor.

Biar lebih mudah memahaminya mari kita bahas satu per satu.

Level di Bawah Kita

Apa maksudnya? Yap, kamu harus punya hubungan dengan mereka yang levelnya berada di bawahmu.

Level ini lebih ke arah keilmuan. Gampangnya kamu harus menjadi mentor bagi orang lain. Mengapa demikian?

Tujuannya agar mereka memberikan value ke dalam hidupmu sehingga dirimu akan semakin bernilai.

Ini juga merupakan bentuk kontribusi serta rasa syukur dari apa yang sudah kamu dapatkan yang sifatnya non material.

Ilmu yang sudah kamu dapatkan harus dapat kamu bagikan kepada siapapun yang menurutmu pantas untuk menerimanya.

Kalau dalam agama Islam, ini merupakan salah satu amal jariyah yang pahalanya tidak akan pernah putus.

Mereka yang kamu ajarkan atau bimbing akan sedikit banyak akan memberikan dampak positif di dalam hidupmu.

Mereka bisa menjadi motivasi untuk dirimu agar terus mau belajar dan mengupgrade diri.

Baca Juga: 7 Cara Berbicara di Depan Umum tanpa Rasa Grogi

The law of 33%
sumber: unsplash

Selevel dengan Kita

Ini sama halnya kita berteman dengan teman-teman kita sekarang. Teman-teman yang selevel dengan kita adalah bagian dari kehidupan kita sebagai warna dalam hidup.

Bersama teman-teman yang selevel dengan kita maka kita bisa lebih banyak diskusi/bertukar pikiran, canda tawa, dan menikmati hidup bersama.

Rekan-rekan sejawat kita adalah tempat kita untuk bisa terus sustain karena pada prinsipnya manusia adalah makhluk sosial.

Kita tidak akan bisa melakukan setiap hal sendirian. Ada waktunya kita membutuhkan orang lain dan orang tersebut adalah teman-teman kita.

Baca Juga: Ikigai (Sebuah Konsep Kebahagiaan dari Jepang)

the law of 33%
sumber: unsplash

Level di Atas Kita

Ini adalah level paling tinggi dan paling penting yang kamu harus proporsikan dalam hidupmu yaitu menjalin hubungan dengan orang yang levelnya di atas kita.

Orang tersebut sering disebut sebagai mentor. Kalau kamu perhatikan, setiap orang sukses pasti memiliki mentor.

Sekaliber Warren Buffet, orang terkaya di dunia juga punya mentor yaitu Benjamin Graham. Bill Gates dan Mark Zuckerberg juga memiliki mentor.

Begitu penting peran mentor di dalam kehidupan kita. Ialah yang mengarahkan dan membimbing kita menuju jalan yang tepat.

Jangan pernah kamu sia-siakan kesempatan untuk bisa bertemu dengan orang-orang yang levelnya di atasmu.

Bahkan kalau bisa traktir mereka. Hal inilah yang dilakukan Lo Kheng Hong, orang terkaya di Hongkong.

Beliau bahkan menyisihkan 20% dari pendapatannya untuk belajar kepada mentor. Pengusaha terkenal sekaligus penulis 7 keajaiban Rezeki, Ippho Santosa juga menyisihkan uangnya untuk mentraktir mentornya.

Yap sebegitu pentingnya mentor di dalam hidup mereka. Itulah yang juga harus kita contoh. Kamu bisa cari orang-orang yang levelnya di atasmu.

Jadikan ia mentor atau setidaknya ambillah “manfaat” darinya dengan cara kamu memberikan “manfaat” juga kepadanya.

Seperti mentraktir dia makan atau mengajaknya bekerjasama dalam suatu hal yang memang menguntungkannya.

Wujud mentor ini sebenarnya tidak harus selalu manusia. Kamu juga bisa mencari mentor melalui “buah pikir”nya yang tertanam dalam buku yang ia tulis.

Itulah mengapa Tai Lopez juga menekankan untuk membaca setiap hari. Sisihkan waktu untuk membaca. Ingat loh sisihkan bukan sisakan.

Baca Juga: 7 Kualitas Menjadi Great Leadership

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang The Law of 33% yang disampaikan oleh Tai Lopez. Semoga penjelasan ini dapat menambah informasi dan wawasanmu serta memberikan dampak untuk hidupmu.

Jika kamu tertarik dengan konten leadership seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya diĀ Topik Leadership.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here