Facebook Ads Strategy 2021: Perlukah Melihat CTR untuk Conversion?

0
72 views
facebook ads strategy 2021

Facebook Ads Strategy 2021 – untuk menjalankan iklan yang winning tentu tidak bisa sembarangan iklan. Ada strategi yang perlu kamu siapkan.

Kamu perlu menyiapkan setidaknya 3 hal:

  1. Konten iklan (Ads Visual dan Ads Copy)
  2. Target Market (Interest, demographic, dsb)
  3. Budget iklan

Ketiga amunisi tersebut perlu kamu siapkan agar kamu bisa mendapatkan iklan yang winning. Apa maksudnya iklan yang winning?

Dalam konteks iklan dengan objektif konversi maka iklan yang winning adalah iklan yang dapat memberikan konversi penjualan yang tinggi.

Budget iklan (cost) – konversi = profit. Semakin rendah budget iklan dan semakin tinggi konversi maka semakin tinggi profit yang akan kamu dapatkan.

Alhasil kamu bisa langsung menyimpulkan bahwa iklan yang kamu jalankan adalah iklan yang winning.

Baca Juga: Cara Membangun Blog dari Awal Hingga Mendapatkan Google Adsense

Studi Kasus Strategi FB Ads

Penulis pernah mendapatkan iklan yang winning yang menghasilkan konversi yang tinggi dengan cost paling rendah.

Di atas adalah dashboard iklan yang pernah penulis eksekusi. Dari data pada dashboard tersebut, kamu dapat menghitung sendiri berapa profit yang didapatkan.

Contohnya saja di baris keempat dimana penulis mengeluarkan budget iklan sebesar Rp106 ribu. Namun, revenue yang didapatkan adalah sebesar Rp4,8 juta.

Berarti berapa profitnya? yap profit kurang lebih Rp4,7 juta. Lumayan kan?

Baca Juga: Cara Content Creator Menghasilkan Uang (Ada Free E-book)

Perlukah CTR yang Tinggi?

Pertanyaan yang sering ditanyakan kepada para pengiklan adalah mereka sering mempertanyakan CTR mereka yang rendah.

Mereka fokus ke rendahnya CTR tetapi tidak melihat hal lain yaitu masih adanya profit yang didapatkan.

Yap, prinsip iklan sebenarnya sederhana yaitu selama masih profit, lanjutkan. Iklan jangan dihentikan. Meskipun CTR rendah selagi masih profit tidak masalah.

Bisa dicek CTR yang didapatkan dari hasil iklan penulis kebanyakan bahkan di bawah 1%. Tetapi apakah lantas iklannya langsung dimatikan? Jelas tidak karena masih ada profitnya.

Lantas kapan lihat CTR atau metriks lainnya?

Ketika iklan kamu boncos. Yap, ketika biaya iklan kamu sudah melebihi cost dari produk yang kamu buat (ini berlaku kalau produkmu fisik).

Tetapi bila produk digital maka kamu bisa menentukan dari harga produkmu. Kalau cost iklan melebihi harga produk maka silahkan untuk cek dashboard iklan dan perhatikan metriksnya.

Pelajari dan evaluasi apa yang harus diperbaiki. Bila CTRnya yang rendah berarti konten iklannya yang harus diperbaiki. Bila Klik to LPnya rendah berarti servernya diperbaiki.

Adapun bila LP ke Add to cartnya rendah maka copywriting di LPnya yang harus diperbaiki.

Sampai sini semoga kamu paham ya tentang penjelasan facebook ads strategy ini. Oh ya bicara soal CTR, ini juga tergantung pada produknya.

Bila produkmu adalah produk dengan nilai jual yang mahal seperti properti maka sangat wajar bila CTRmu rendah.

Tetapi apabila produkmu adalah produk yang memiliki pricing yang rendah kisaran Rp100 ribuan maka CTR mestinya tinggi. Tetapi lagi-lagi tidak masalah bila rendah asalkan masih profit.

Baca Juga: Cara Membuat Landing Page dengan Elementor Terbaru 2021

Penutup

Demikian penjelasan tentang facebook ads strategy 2021 khususnya pembahasan tentang pentingkah melihat CTR dalam beriklan konversi?

Semoga penjelasan tersebut memberikan manfaat dan insight khususnya untuk kamu yang akan memulai beriklan.

Jika kamu tertarik dengan konten internet marketing seperti ini, Kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Internet Marketing. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here